Silver Saffron • Une Nuit Nomade


Category: Parfum
Rumah Une Nuit Nomade
Dirilis 2024
Parfum Jerome di Marino
Keluarga Wewangian Resin Klasik
Catatan iris, mur, papirus, raspberry, safron
Deskripsi Cahaya senja mulai redup. Kuda-kuda meringkik karena lelah. Sudah waktunya berhenti. Para prajurit turun dari kuda. Tubuh mereka lelah dan berdebu. Tenda-tenda didirikan. Pegunungan Kashmir menaungi dataran luas dengan rumput pendeknya. Meskipun udara malam sejuk, cuaca tetap bersahabat. Kaisar Alexander mengumpulkan pasukannya. Perjalanan itu berat. Helm tembaga di tangan, dia mengangkat ujung pedangnya ke langit yang gelap. Di ujung bilahnya, bulan memancarkan kilau keperakan, membanjiri seluruh dataran dengan sinar yang menyilaukan. Itu adalah simbol dari segala kekuatan. Perlahan, perkemahan tenggelam dalam tidur yang memulihkan. Saat fajar, para prajurit tidak percaya dengan mata mereka. Tanah ditutupi oleh selimut ungu. Jutaan bunga bermekaran dalam semalam. Sejauh mata memandang. Menghadapi keajaiban seperti itu, Kaisar Alexander berpaling kepada para penasihatnya. Pertanda tidak menguntungkan. Sinyal mundur dibunyikan dengan tiupan terompet. Bendera putih dikibarkan. Dalam beberapa jam, para prajurit meninggalkan dataran itu. Angin bertiup. Bunga crocus sativus (bunga safron), berwarna ungu, mengibarkan kelopaknya perlahan. Ketenangan dan kedamaian telah kembali.









